Home » Berita » KAWULA MUDA TOBELO MENGIKUTI PELATIHAN P2MKP MARINE CENTER SARO MENUJU MEA 2015

KAWULA MUDA TOBELO MENGIKUTI PELATIHAN P2MKP MARINE CENTER SARO MENUJU MEA 2015

Praktek grading ikanSiapa bilang kegiatan pelatihan hanya dikhususkan buat orang yang sudah berumur! Hal tersebut tidak berlaku di dalam kegiatan P2MKP Marine Center Saro (MCS) Kec. Tobelo Kab. Halmahera Utara yang dilaksanakan dari tanggal 08 sampai dengan 11 Oktober 2014. Kegiatan pelatihan dengan bidang pembenihan dan pembesaran komoditas unggulan budidaya ikan laut ini oleh pengelola P2MKP MCS memang diperuntukkan bagi kaum muda generasi penerus bangsa. Dalam ceramah pembukaan Pelatihan, ketua pengelola P2MKP MCS Yoppy Jutan S.Pi, MT, mengatakan bahwa kawula muda memang jadi sasaran utama peserta pelatihan ini, tujuannya tidak lain untuk menumbuhkan sejak dini minat dan kemampuan generasi penerus akan pentingnya kegiatan budidaya ikan sejak sekarang. Permintaan pasar akan komoditas unggulan ikan laut seperti ikan kerapu bebek, kerapu macan, cantang dan ikan jenis grouper lainnya yang bernilai jual sangat tinggi apabila dijual dalam keadaan hidup, serta ikan hias bernilai ekonomis tinggi seperti ikan clownfish (ikan badut) dan ikan blue devil (betok ambon) yang terkenal akan keindahan warna tubuhnya dan sangat diminati pasar baik dalam maupun luar negeri. Menurut Yopi mengandalkan hasil tangkapan alam bukan solusi yang bijaksana dalam mengatasi permintaan pasar, maka kegiatan budidayalah jalan keluar untuk permasalahan tersebut.

Aklimatisasi dan Tebar Bibit IkanPelaksanaan pelatihan kali ini dilakukan sebanyak 2 angkatan (1 angkatan terdiri dari 10 orang) yaitu angkatan CXXI dengan supervisor Purwono S.St. Pi (Instruktur BPPP Ambon) dan angkatan CXXII dengan supervisor Moh. Arief Hidayat A.Md (Instruktur BPPP Ambon). Para peserta pelatihan rata-rata berusia antara 18 – 30 tahun dan baru lulus dari SMA dan SMK dan siap terjun di dunia perikanan budidaya. Pemilihan para calon peserta sangat diseleksi dengan cermat dengan melihat bakat, kemampuan dan kemauan dalam budidaya ikan laut, kriterianya para calon peserta berasal dari keluarga para pembudidaya, memiliki ilmu perikanan secara akademik serta rekomendasi dari dinas Kelautan dan Perikanan masing-masing daerah.

Output dari pelatihan ini adalah seluruh purnawidya yang memiliki pengetahuan, kemampuan dan sikap sebagai pembudidaya yang baik. Peserta mendapatkan sertifikat yang dikeluarkan oleh Pusat Pelatihan di Jakarta melalui Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Ambon yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan sebagai pembudidaya di perusahaan budidaya perikanan serta pengakuan secara legal ilmu yang diperoleh dalam pelatihan tersebut. Salah satu peserta pelatihan bernama Marlin Mambrosar yang berasal dari Desa Todokuiha kec. Tobelo Timur Kab. Halmahera Utara mengatakan bahwa mengikuti kegiatan ini sangat bermanfaat baik dalam segi ilmu teori dan praktek, para pelatih yang mengajar sangat profesional baik dalam penyampaian materi dengan menggunakan infokus sehingga memudahkan para peserta memahami ilmu teori serta dalam kegiatan praktek dan studi lapangan sangat menguasainya.

Foto bersamaDalam kesempatan kali ini juga Supervisor BPPP Ambon menyerahkan Sertifikat lulus Uji Kompetensi bagi 4 pelatih MCS yang sebelumnya sudah mengikuti Uji Kompetensi Bidang Budidaya Perikanan Laut di Tempat Uji Kompetensi (TUK) BPPP Ambon dan dinyatakan lulus dan berhak menjadi pelatih profesional di bidang budidaya perikanan. Bagi para kawula muda yang memiliki semangat dan dedikasi yang tinggi dalam bidang budidaya ikan laut khususnya yang berada di sekitar wilayah Kabupaten Halmahera Utara dan Selatan serta pulau-pulau sekitarnya bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan P2MKP MCS baik menggunakan dana dari Kementerian Kelautan dan Perikanan maupun dana mandiri dari P2MKP MCS untuk mempersiapkan diri di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tahun 2015. Semua itu agar masyarakat Indonesia khususnya para pembudidaya perikanan dapat bersaing secara profesional dengan masyarakat pembudidaya negara Asean lainnya. Agar jayalah terus perikanan Indonesia….Semoga

Kontributor : Moh. Arief Hidayat A.Md

Baca Juga

Tolak Gratfikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 M

Salam super sahabat #minamania pada tahu gak sih bahwa gratifikasi pada umumnya masih belum dipahami …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *