Home » Berita » 30 Orang PPB Maluku dan Maluku Utara dilatih Peningkatan Kinerja

30 Orang PPB Maluku dan Maluku Utara dilatih Peningkatan Kinerja

Kamis, 12 April 2018, sebanyak 30 orang penyuluh perikanan bantu atau PPB mengikuti pembukaan Pelatihan Peningkatan Kinerja Penyuluh Perikanan Bantu angkatan I, yang dilaksanakan oleh BP3 Ambon di Kota Ternate. Peserta pelatihan berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Maluku dan Maluku Utara. Peserta berjumlah 30 orang yang merupakan penyuluh perikanan bantu. Tujuan pelatihan ini adalah menyamakan persepsi tentang metode, proses dan target kinerja penyuluh perikanan agar bisa ditingkatkan untuk mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat pelaku utama dan pelaku usaha kelautan dan perikanan. Untuk mencapai tujuan tersebut, Ketua Panitia, Agussalim, menyampaikan kepada peserta pelatihan agar serius dan bersemangat mengikuti kegiatan ini yag berlangsung hanya selama 3 hari.

Menurut Agussalim, peran PPB selama ini sangat besar dalam membantu pertumbuhan masyarakat pelaku utama dan pelaku usaha, sehingga keberadaan PPB sangat strategis dalam mencapai target program Kementerian KP tahun 2018. Namun demikian pengetahuan PPB perlu penyegaran kembali agar pencapaian target kinerja benar sesuai indikator yang ditetapkan, mengacu kepada indikator kinerja utama organisasi Puslatluh KP. Karena di antara para PPB tersebut ada yang baru pertama kali terjun bekerja sebagai penyuluh perikanan.

Materi yang disampaikan pada pelatihan ini antara lain SKP, penumbuhan dan pengembangan kelompok, fasilitasi akses pasar, fasilitasi akses modal, fasilitasi akses informasi teknologi KP, pelaporan online, dan satu data. Pemateri berasal dari BP3 Ambon yakni Agussalim dan A.R. Sopaheluwakan, juga dari Pusdatin yakni Walim, dan Enjang serta Riska dari UKMKP. Pelatihan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 12 sampai 14 April 2018 dengan  mengambil lokasi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate.

Miftahul Makatita, salah satu PPB yang menjadi peserta pelatihan menyatakan bahwa pelatihan ini memang sangat dibutuhkan oleh PPB untuk memudahkan mereka melaksanakan tugas dengan baik di lapangan. Karena selain pengetahuan yag sudah mereka miliki dari latar pendidikan masing-masing penyuluh bantu, Penyuluh bug membutuhan kemampuan manajerial dan teknis perikanan agar bisa membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai masalahnya.

Baca Juga

Tolak Gratfikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 M

Salam super sahabat #minamania pada tahu gak sih bahwa gratifikasi pada umumnya masih belum dipahami …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *