Home » Berita » Merubah Limbah Menjadi Rupiah, Sumber Rezeki Merubah Kulit Kerang Mutiara jadi Ukiran Kaligrafi

Merubah Limbah Menjadi Rupiah, Sumber Rezeki Merubah Kulit Kerang Mutiara jadi Ukiran Kaligrafi

Supervisor mengamatiPelatihan Kerajinan Kulit Kerang Mutiara yang dilakukan oleh P2MKP Sumber Rezeki didampingi oleh BPPP Ambon terlaksana sejak Selasa 20 Mei sampai Jumat 23 Mei 2014 di Bengkel Kerajinan Kulit Kerang Sumber Rezeki, di Gang Banjo Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Kegiatan ini melatih peserta sebanyak 20 orang yang berasal dari Desa Batu Merah.

Praktek memotong kerangPengelola P2MKP Sumber Rezeki, Hasan Satiri bersama para pelatih dan stafnya melakukan aktivitas melatih dengan sangat antusias. Pada pelatihan ini peserta dilatih pengenalan bahan dan alat kerajinan kulit kerang; membersihkan kulit kerang dengan gurinda; membuat gergaji kulit kerang; membuat pola; membuat media latar belakang dan bingkai; memotong kulit kerang; kemasan kerajinan kulit kerang dan bebersps pengetahuan pendukung lainnya. Materi disampaikan dalam bentuk ceramah dan praktek yang presentasenya 80% praktek.

pembukaan pelatihanPelatihan ini didampingi oleh dua tenaga pendamping dari BPPP Ambon yakni Agussalim, S.Pi dan La Tati. Keduanya menilai kegiatan ini sangat baik dikembangkan untuk membantu peningkatan ekonomi masyarakat karena hasil kerajinan ini memiliki nilai jual yang tinggi dan tercatat bahwa Batu Merah adalah satu dari sedikit daerah di tanah air yang memproduksi kerajinan sejenis. Hal ini juga mendukung konsep blue economy Kementerian Kelautan dan Perikanan karena kerajinan ini mengolah limbah kulit kerang mutiaramenjadi lukisan bernilai jutaan rupiah, serta menjadi sumber pendapatan bagi sebagian masyarakat di Batu Merah Kota Ambon.

Baca Juga

PENGADAAN JASA LAINNYA ORANG PERORANGAN (PJLP)TAHUN 2024 BPPP AMBON

Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi di Balai Pelatihan danPenyuluhan Perikanan (BPPP) Ambon, kami …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *