Home » Berita » Pelatihan Pembesaran Udang Windu di Kei Kecil

Pelatihan Pembesaran Udang Windu di Kei Kecil

Senin 21 Agustus 2017, berlangsung pembukaan Pelatihan Pembesaran Udang Windu dilaksanakan oleh BPPP Ambon, di desa Loon Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara. Pelatihan ini akan dilaksanakan dari tanggal 21 sampai 26 Agustus 2017. Kabupaten Maluku Tenggara, tepatnya Desa Loon, dipilih menjadi lokasi pelatihan karena merupakan wilayah teluk dengan perairan yang relatif tenang dan pasokan air tawar yang cukup sehingga wilayah perairan tersebut dapat dijadikan media pemeliharaan udang windu. Kegiatan pelatihan dibuka oleh Sekertaris Dinas Perikanan Kabupaten Maluku Tenggara, Anton Renyaan S.Pi, M.Si. Dalam sambutannya Renyaan banyak memberikan motivasi dan arahan kepada seluruh peserta untuk  mengikuti kegiatan pelatihan dengan baik. Peserta berjumlah 20 orang yang berasal dari Desa Kelanit, Desa Loon, Desa Ohoidertawun dan Desa Namar, Kecamatan Kei Kecil. Selain itu dia juga menyampaikan tentang Rencana Program Kabupaten Maluku Tenggara yang nantinya akan dijadikan sebagai lumbung udang windu di wilayah Maluku.

Maluku Tenggara dipilih oleh BPPP Ambon dalam pelaksanaan pelatihan ini karena daerah ini merupakan salah satu target kawasan program peningkatan produksi budidaya yang ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan produksi perikanan budidaya sebesar 22,73 juta ton pada tahun 2017. Untuk mendukung program tersebut maka Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya membuat program “Peningkatan Produksi Budidaya” bekerjasama dengan Badan Riset Dan SDM KP melalui Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon. Hal ini disampaikan oleh Rahmawati Umasugi selaku Ketua Panitia pada kegiatan pelatihan ini.

Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Maluku Tenggara, daerah ini memiliki 2 wilayah pengelolaan kelautan yaitu : wilayah pengelolaan V (laut Banda) dan wilayah pengelolaan IV (laut Arafuru). Total potensi lestari kedua wilayah tersebut sebesar 1.040.500 ton/tahun dan jumlah tangkapan yang diperoleh sebesar 832.300 ton/tahun termasuk hasil tangkapan udang windu, namun hasil tangkapan untuk udang windu masih mengandalkan musim sementara permintaan pasar akan kebutuhan udang windu terus meningkat. Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu adanya kegiatan budidaya udang windu agar kebutuhan akan udang tersebut tidak serta merta mengandalkan dari hasil alam dan dapat dipenuhi dari kegiatan budidaya pada saat tidak musim udang windu.

Rencana Program Kabupaten Maluku Tenggara yang nantinya akan dijadikan sebagai lumbung udang windu di wilayah Maluku juga memperkuat BPPP Ambon untuk mempersiapkan sumber daya manusia agar mereka lebih siap untuk melakukan kegiatan budidaya udang windu dengan media waring di perairan payau.
Kegiatan pelatihan berlangsung selama 6 hari yang terdiri atas materi di kelas dan proporsi lebih banyak pada kegiatan praktek. Kegiatan praktek juga dilakukan di areal teluk yang sangat cocok untuk budidaya windu, pembuatan rakit sebagai media pemeliharaan udang windu dibuat dan ditempatkan pada areal hutan mangrove tanpa merusak ekosistem yang ada. Untuk pengadaan benur, panitia membeli benur yang sudah lolos uji penyakit dari Perusahaan Benur di Takalar Sulawesi Selatan. Pada hari terakhir sebelum acara penutupan, peserta melakukan praktek melatih sesuai dengan target pelatihan bahwa peserta dapat melatih dan mentransfer ilmu yang diperoleh selama pelatihan kepada pembudidaya lain yang belum berkesempatan mengikuti pelatihan sehingga target 1 orang peserta dapat melatih 10 orang pembudidaya dapat dicapai, hal ini terbukti dengan hasil evaluasi dari pelatih bahwa para peserta mampu mentransfer ilmu lewat metode pengajaran dan pelatihan.

Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan,keterampilan dan sikap para peserta selama mengikuti pelatihan tersebut. Diharapkan agar para purnawidya pelatihan pembesaran udang windu dapat meningkatkan produksi udang windu di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara sehingga program Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat berjalan sesuai dengan apa yang sudah ditargetkan.

Baca Juga

Sosialisasi Gratifikasi dan Benturan Kepentingan (Conflict of Interest) kepada pihak Eksternal BPPP Ambon

Dalam upaya Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *