Home » Berita » Demi Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (P4B), BPPP Ambon Melatih Masyarakat Pengolah Ikan Danau Sentani

Demi Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (P4B), BPPP Ambon Melatih Masyarakat Pengolah Ikan Danau Sentani

Mendukung Program Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (P4B), BPPP Ambon bersama Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Sentani Foi melatih masyarakat sekitar Danau Sentani mengolah ikan Danau Sentani menjadi kerupuk ikan dan bakso ikan.

PembukaanHal ini disampaikan oleh Silvester Simau, A.Pi, S.Pi, M.Si, Kepala BPPP Ambon, pada kegiatan pelatihan pengolahan kerupuk ikan Danau Sentani dan bakso ikan, di Kota Sentani, Papua tanggal 10 April 2013. Selanjutnya Silvester mengatakan Sentani Foi adalah mitra BPPP Ambon dalam meningkatkan SDM Perikanan khususnya masyarakat nelayan/wanita nelayan pengolah ikan di Papua khususnya Kabupaten Jayapura dan sekitarnya. Silvester mengharapkan implementasi pengetahuan dan keterampilan yang sudah diperoleh dari pelatihan ini, 30% lulusan pelatihan harus menjadi pelaku utama usaha perikanan, sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan Papua.

 

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura, Frangklyn K. Mananoma ketika membuka kegiatan pelatihan P2MKP Angkatan XXI dan XXI itu, menyampaikan terimakasih kepada BPPP Ambon karena telah membantu Dinas Kelautan dan Perikanan meningkatan SDM masyarakat Nelayan di Kabupaten Jayapura. Beliau juga sangat senang karena BPPP Ambon mempercayakan Sentani Foi sebagai P2MKP yang ikut melaksanakan kegiatan pelatihan.

IFPada kesempatan yang sama Evisi Omista, Pengelola P2MKP Sentani Foi mengungkapkan apresiasi yang besar terhadap kegiatan pelatihan yang dilakukan P2MKP Sentani Foi bersama BPPP Ambon. Sentani Foi selaku P2MKP binaan BPPP Ambon membidangi pengolahan ikan menjadi kerupuk, abon atau bakso, telah melatih sekitar 60 orang sejak tahun 2011. Untuk angkatan XXI dan XXII, Sentani Foi melatih 20 orang mengolah ikan gastor (spesies Danau Setani) menjadi kerupuk ikan.

Pelatihan diikuti oleh 20 orang peserta yang berasal dari kelompok pengolah ikan Folondia dan Ariayau Faa. Di bawah pendampingan dua orang supervisor dari BPPP Ambon yakni Fiona A.B. Nikjuluw, S.Pi, M.Si dan A.R. Sopaheluwakan, S.Pi kegiatan ini berlangsung selama empat hari, dari tanggal 10 sampai 13 April. Pada akhir pelatihan peserta pelatihan dan pengelola P2MKP menandatangani formulir rencana tindaklanjut kegiatan. Peserta pelatihan dapat dijadikan mitra kerja yang dapat diformalkan dalam bentuk perjanjian kerjasama antara peserta dan P2MKP.

IFPada acara penutupan pelatihan Ketua P2MKP Sentani Foi memotivasi peserta dengan motto “manfaatkan kami empat hari ini, untuk perubahan empat puluh tahun kemudian”. P2MKP Sentani Foi berkomitmen akan memberikan bimbingan, arahan dan pendampingan kepada peserta pelatihan untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan para pengolah ikan. Target menjadikan 30 % peserta pelatihan harus menjadi pelaku utama, mendorong Sentani Foi untuk lebih profesional dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan berikutnya. Pengelola Sentani Foi juga berharap agar Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura membangun sebuah konter/outlet pengolahan yang akan menampung dan memajang semua produk olahan peserta.

Kemitraan BPPP Ambon, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura dengan P2MKP Sentani Foi merupakan dukungan BPPP Ambon dalam mewujudkan KKP incorporated, untuk Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (P4B), Semoga…!. (Agussalim)

Baca Juga

Tolak Gratfikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 M

Salam super sahabat #minamania pada tahu gak sih bahwa gratifikasi pada umumnya masih belum dipahami …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *