Home » Berita » Pelatihan Budidaya Komoditas Unggulan Air Laut di Tobelo Bersama P2MKP MCS

Pelatihan Budidaya Komoditas Unggulan Air Laut di Tobelo Bersama P2MKP MCS

Pengisian oksigen dalam wadahRabu, 18 Februari 2014 di P2MKP Marine Center Saro (MCS) Tobelo berlangsung kegiatan pelatihan budidaya pembenihan dan pembesaran komoditas unggulan air laut. Kegiatan ini berlangsung di bawah pendampingan supervisor dari BPPP Ambon (Polly Christiaan dan Purwono). Kegiatan kali ini adalah pelatihan P2MKP Angkatan VII dan VIII yang berlangsung di Desa Mawea Kec. Tobelo Timur Kab. Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara.

Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Marine Center Saro (MCS) Tobelo adalah salah satu lembaga Pelatihan atau Permagangan di bidang Kelautan dan Perikanan binaan BPPP Ambon yang berada di Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, di bawah . P2MKP ini menjalankan program pelatihan sesuai peruntukannya memberdayakan masyarakat di sekitarnya agar mampu maju melalui usaha kelautan dan perikanan seperti yang dikelola MCS melalui pelatihan Budidaya Pembenihan dan Pembesaran Komoditas Unggulan Budidaya Air Laut. Tujuannya adalah agar masyarakat Tobelo mampu memanfaatkan potensi sumberdaya perairan yang begitu subur menjadi bernilai ekonomis dan mendatangkan pendapatan yang besar untuk keluarga mereka, di samping usaha – usaha pemanfaatan sumberdaya yang melimpah yang ada di daratan. Untuk mendukung programnya, P2MKP MCS juga telah melakukan kerjasama dengan Pemda Halmahera Utara, BBRPBL Gondol Bali, dan Politeknik Padamara Tobelo.

Praktek Pembenihan IkanPelatihan berlangsung secara vokasi (teori 20% dan praktek 80%). Materi pelatihan meliputi : Kultur Pakan Alami, Penetasan Kista Artemia, Penebaran dan Penetasan Telur, Pemeliharaan Larva dan Benih, Panen dan Packing Benih, Pengenalan KJA, Pemilihan Lokasi Pembesaran Ikan Penebaran Benih dan Pemeliharaan Ikan.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari dari tanggal 18 sampai 21 Februari 2014 ini diikuti oleh 20 orang pesertadan berlangsung dengan lancar sesuai rencana tanpa ada hambatan yang berarti. Hal ini terlaksana karena adanya koordinasi yang baik dan intensif antara panitia, pelatih, peserta dan pihak-pihak yang terkait. Pada akhir pelatihan seluruh peserta dinyatakan berhak memperoleh Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan dan diharapkan peserta dapat mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh pada kegiatan usaha Budidaya yang dikelola di daerah asalnya.Foto peserta, pelatih dan supervisorFoto Bersama

Baca Juga

Tolak Gratfikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 M

Salam super sahabat #minamania pada tahu gak sih bahwa gratifikasi pada umumnya masih belum dipahami …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *