Home » Berita » Pelatihan Frozen Fish dan Fresh Loin di Kota Ternate

Pelatihan Frozen Fish dan Fresh Loin di Kota Ternate

Ternate 18 Februari 2014, berlangsung pembukaan Pelatihan Pelatihan Frozen Fish dan Tuna Loin di P2MKP Santo Alvin Pratama Kelurahan Bastiong. Pelatihan dibuka secara resmi oleh Pengelola P2MKP Santo Alvin Pratama, Hermanto. Dalam sambutannya, Hermanto memberikan motivasi kepada peserta pelatihan untuk mengikuti pelatihan sebaik-baiknya dan pada akhirnya bisa mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam aspek kehidupannya.

Membelah Ikan TunaKota Ternate merupakan salah satu kota yang memiliki potensi sebagai pemasok bahan baku untuk produk ikan beku dan loin tuna. Mencermati potensi dan hasil sumberdaya laut serta besarnya peluang pengembangan usaha ikan beku dan loin tuna maka pada tahun 2007 pengelola Santo Alvin Pratama tergerak untuk melakukan usaha frozen fish dan tuna loin di kota Ternate. Berkembangnya usaha frozen fish dan fresh loin yang dikembangkan oleh Santo Alvin Pratama, telah menjadikan perusahaan ini cukup dikenal di Kota Ternate. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan menilai Santo Alvin Pratama sebagai slah satu usaha perikanan yang berhasil dan layak ditiru sehingga dituntut untuk dapat mengambil peran meningkatkan SDM masyarakat perikanan dan ditetapkan sebagai lembaga Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan melalui Keputusan Kepala BPSDMKP Nomor : 33/KEP-BPSDMKP/2013 tentang penetapan P2MKP.

Memfillet Ikan TunaBPPP Ambon sebagai UPT Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertugas menganggarkan dan memonitoring pelaksanaan P2MKP di wilayah kerjanya telah mengalokasikan Pelatihan dibidang frozen fish dan fresh loin untuk dilaksanakan oleh P2MKP Santo Alvin Pratama di bulan Februari sebanyak 2 (dua) angkatan yaitu Angkatan V dengan supervisor Rahmawati Umasugi, S. Pi, M. Si dan Angkatan VI dengan supervisor Lexon H. J. Tinglioy. Pelatihan di Bidang Frozen Fish dan Fresh Loin ini dilaksanakan pada tanggal 18 s.d. 21 Februari 2014 dengan jumlah peserta 10 (sepuluh) orang untuk tiap angkatan. Tujuan dan sasaran penyelenggaraan pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap peserta dan terlatihnya 10 (sepuluh) orang pemula dalam bidang frozen fish dan tuna loin.

Proses pelatihan berjalan lancar dengan komposisi kurikulum pelatihan yang terdiri dari Teori 25 % dan Praktek 75 %, dengan materi pelatihan :

  1. Foto bersamaMelakukan Penanganan Ikan Untuk Komoditas Frozen Fish
  2. Melakukan Penanganan Ikan Untuk Komoditas Frozen Loin
  3. Melakukan Penyimpanan dan Pengepakan Komoditas Frozen Fish
  4. Menentukan Tingkat Mutu bahan Baku Tuna Loin
  5. Menerapkan Persyaratan Sanitasi dan Higienis Ruangan Processing
  6. Membuat Tuna Loin
  7. Melakukan Penyimpanan dan Pengepakan Komoditas Fresh Loin
  8. Membangun jejaring Usaha dan Pemasaran Hasil Perikanan

Sambutan SupervisorPelatihan ditutup secara resmi oleh Supervisor BPPP Ambon dengan menyampaikan ucapan terima kasih atas antusiasme peserta dan megharapkan adanya penerapan ilmu pengetahuan oleh peserta setelah diadakannya pelatihan ini berkaitan dengan outcame yang dicapai oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar 70 % dari jumlah peserta. Dalam acara penutupan ini, peserta diberikan sertifikat sebagai tanda tamat pelatihan yang ditanda tangani langsung oleh Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Ambon.

Baca Juga

Tolak Gratfikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 M

Salam super sahabat #minamania pada tahu gak sih bahwa gratifikasi pada umumnya masih belum dipahami …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *