Home » Berita » Membuat Kecap Ikan dan Abon Ikan Ala Sari Laha

Membuat Kecap Ikan dan Abon Ikan Ala Sari Laha

Ternate, Senin 24 Februari 2014, sebanyak 20 orang pengolah pemula, berlatih membuat kecap ikan dan abon ikan. Mereka Praktek membuat kecap ikanberlatih bersama para pelatih dari Pusat Pelatihan Mandiri (P2MKP) Sari Laha. Kegiatan berlangsung di Kelurahan Kalumpang Kota Ternate Provinsi Maluku Utara selama empat hari. Pelatihan kali ini adalah pelatihan P2MKP Angkatan XV dan XVI dengan supervisor Tedjasari Mahedar dan Della Latuihamallo. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kabid. Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan (P2HP) Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ternate. Dalam sambutannya Kabid P2HP menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada BPPP Ambon yang telah mempercayakan Sari Laha sebagai P2MKP dalam membantu meningkatkan SDM Perikanan khususnya masyarakat nelayan/wanita nelayan pengolah ikan di Kota Ternate.

Dikukuhkannya Sari Laha menjadi P2MKP oleh Badan Pengembangan SDM KP didasari oleh Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : PER.01/MEN/2011, tanggal 18 Januari 2011 tentang Pembentukan dan Pengembangan Pusat Pelatihan Praktek Membuat Abon IkanMandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP). Hal ini sejalan dengan kenyataan bahwa Indonesia memiliki potensi sumberdaya kelautan dan perikanan sangat besar untuk dikembangkan. Untuk mengembangkan potensi tersebut, maka perlu peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Pemberdayaan terhadap Potensi Masyarakat tersebut diwujudkan melalui pembentukan P2MKP. P2MKP Sari Laha ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan – Badan Pengembangan SDMKP Tahun 2013 sebagai P2MKP Kelas Pemula yang bergerak di bidang Pengolahan Kecap Ikan dan Abon Ikan. Dengan fungsi dan penerapan P2MKP, maka Kelompok Sari Laha dapat membantu BPPP Ambon sebagai wadah pendidikan dan pelatihan bagi pelaku utama di bidang kelautan dan perikanan dalam mewujudkan visi dan misi Kementerian Kelautan dan Perikanan.

 

Foto bersamaP2MKP ini sendiri adalah lembaga pelatihan yang dibentuk dan dikelola oleh pelaku utama maju di bidang kelautan dan perikanan, dengan tujuan memberdayakan para pelaku utama yang sudah mandiri, baik perorangan maupun kelompok untuk meningkatkan status kelembagaan dalam kemampuan dan keswadayaan pelaku utama untuk menyelenggarakan pelatihan bagi masyarakat sehingga menjadi lembaga pelatihan yang lebih operasional, serta meningkatkan status dan peranannya bagi masyarakat.

Pelatihan P2MKP Angkatan XV dan XVI Bidang Pengolahan ini terdiri dari 24 jam pembelajaran (JP) @ 45 menit dengan kurikulum pelatihan yang berbasis kompetensi, yang terdiri dari Teori 25 % dan Praktek 75 %, dengan materi pelatihan :Pemilihan Bahan Baku Olahan Abon Ikan, Persiapan Bahan Baku Olahan Abon Ikan, Persiapan Perlengkapan dan Peralatan Olahan Abon Ikan, Proses Pengolahan Abon Ikan, Pemilihan Bahan Baku Olahan Kecap Ikan, Persiapan Bahan Baku Olahan Kecap Ikan, Persiapan Perlengkapan dan Peralatan Olahan Kecap Ikan, Proses Pengolahan Kecap Ikan, Peralatan dan Bahan Pengemasan Produk, dan Cara Pengemasan Produk.

Foto Bersama Bu TedjasariProses pelatihan berjalan dengan baik, peserta dilatih oleh tenaga-tenaga pelatih yang profesional dari P2MKP Sari Laha tentang Teknis Pengolahan Kecap Ikan dan Abon Ikan. Pelatihan di tutup pada tanggal 27 Februari 2014 oleh Kabid. P2HP Dinas KP Kota Ternate. Kegiatan diakhiri dengan penyampaian kesan dan pesan dari peserta pelatihan, serta pemberian sertifikat sebagai tanda tamat pelatihan yang ditandatangani langsung oleh Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Ambon.

 

Baca Juga

Tolak Gratfikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 M

Salam super sahabat #minamania pada tahu gak sih bahwa gratifikasi pada umumnya masih belum dipahami …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *