Home » Berita » KEPAKAN SAYAP IKENI STRESSNO KERAMBA MELEBAR MERANGKUL PEMBUDIDAYA IKAN KERAPU KABUPATEN KONAWE SELATAN

KEPAKAN SAYAP IKENI STRESSNO KERAMBA MELEBAR MERANGKUL PEMBUDIDAYA IKAN KERAPU KABUPATEN KONAWE SELATAN

Keberadaan P2MKP Ikeni Stressno Keramba Kelurahan Sambuli Kecamatan Abeli sebagai suatu lemb???????????????????????????????aga pelatihan mandiri KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) sudah tidak diragukan lagi oleh pembudidaya Kota Kendari. Ini dibuktikan dengan bermunculannya keramba di sekitar perairan Kec. Abeli yang notabene dibangun oleh purnawidya besutan Ikeni Stressno Keramba. Berita keberhasilan P2MKP Ikeni Stressno Keramba merebak sampai ke daerah Kab. Konawe Selatan khususnya pembudidaya di daerah Kecamatan Kolono dan Kecamatan Laonti yang sangat merindukan untuk bisa mengecap pelatihan budidaya air laut guna mendukung usaha mereka yang sebagian besar adalah pembudidaya ikan kerapu. Bapak Wijaya Lasorea sebagai pengelola P2MKP Ikeni Stressno Keramba menyambut baik keinginan pembudidaya di daerah tersebut dan merangkul mereka dalam kegiatan pelatihan P2MKP Bidang Pembesaran Ikan kerapu Macan pada Keramba Jaring Apung yang di wadahi oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Ambon. Peserta yang diundang sebanyak 20 orang dari Kec. Kolono dan Kec. Laonti yang kemudian dibagi menjadi dua angkatan yaitu angkatan CXXIV dengan supervisor dari BPPP Ambon Meike Sahetapy, S. Pi dan angkatan CXXV dengan supervisor Rahmawati Umasugi, S. Pi, M. Si

??????????Pelatihan diselenggarakan selama 4 hari dari tanggal 8 s.d. 11 Oktober 2014 dan dibuka secara resmi pada tanggal 8 Oktober 2014 oleh La Ode Ridwan, Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara. Pada kesempatan tersebut La Ode Ridwan mengucapkan terima kasih kepada BPPP Ambon dan P2MKP Ikeni Stressno Keramba sehingga pelatihan ini bisa terselenggara. Dia juga mengakui bahwa masih banyak masyarakat kelautan dan perikanan di Provinsi Sulawesi Tenggara yang belum tersentuh dengan pelatihan-pelatihan serupa, sementara kebutuhan ilmu pengetahuan dan tekhnologi sangat urgen di daerah tersebut guna membangun potensi kelautan dan perikanan. La Ode juga memotivasi peserta untuk mengikuti pelatihan sebaik-baiknya agar ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dalam usaha budidaya mereka dan dikemudian hari bisa meningkatkan kesejahteraan mereka sebagai individu maupun kelompok.???????????????????????????????

 

???????????????????????????????Pelatihan berjalan dengan baik selama 4 hari dengan metode pengajaran berupa teori dan praktek, di akhir pelatihan diadakan evaluasi dan rencana tindak lanjut untuk mengetahui rencana kerja para peserta pelatihan selanjutnya. Pelatihan ditutup pada tanggal 11 Oktober 2014 oleh supervisor BPPP Ambon. Pada kesempatan itu, guna memupuk minat peserta mengaplikasikan ilmu mereka, P2MKP Ikeni Stressno Keramba menyerahkan paket alat dan bahan untuk membuat kurungan keramba kepada ked???????????????????????????????ua angkatan pelatihan. Diharapkan masing-masing angkatan menjadi kelompok usaha budidaya yang setelah kembali ke daerahnya dengan bantuan alat dan bahan itu sesegera mungkin memulai usaha budidaya ikan kerapu macan dengan kelompok usaha budidayanya masing-masing. Peserta sendiri sangat berterima kasih bisa diikutsertakan dalam pelatihan ini oleh P2MKP Ikeni Stressno Keramba, mereka mengharapkan P2MKP Ikeni Stressno Keramba terus mengepakkan sayap sehingga bisa merangkul lebih banyak lagi pembudidaya-pembudidaya seperti mereka yang masih banyak tersebar di Kota Kendari khususnya dan di daerah Sulawesi Tenggara umumnya.

Kontributor: Rahmawati Umasugi, S.Pi, M.Si

Baca Juga

Tolak Gratfikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 M

Salam super sahabat #minamania pada tahu gak sih bahwa gratifikasi pada umumnya masih belum dipahami …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *