Home » Berita » Conservation International Menggandeng BPPP Ambon Merancang Panduan Penilaian dan Perencanaan Pengembangan Kapasitas Pengelolaan KKPD Kaimana

Conservation International Menggandeng BPPP Ambon Merancang Panduan Penilaian dan Perencanaan Pengembangan Kapasitas Pengelolaan KKPD Kaimana

Rapat Tim Penilaian dan Perencanaan Pengembangan Kapasitas di Field Station Pulau TemintoiRabu, 05 November 2014 di ruang pertemuan Bapedda Kab. Kaimana diadakan kegiatan Lokakarya Para Pihak Penilaian dan Perencanaan Pengembangan Kapasitas Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Kaimana Provinsi Papua Barat selama 3 hari, kegiatan ini melibatkan bukan hanya NGO (CI) tetapi juga beberapa stakeholder baik masyarakat lokal yaitu masyarakat wilayah Teluk Triton (Kampung Namatota, Mai-Mai, Lobo dan Marsi), Perwakilan SKPD Kaimana terkait yakni Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, Dinas Budaya dan Pariwisata serta Bapedda. Kegiatan ini dilakukan pertama kali di Indonesia dengan memilih KKPD Kab. Kaimana sebagai objek penilaian. Uji coba dilakukan oleh Conservation Internasional (CI) ini bekerjasama dengan Dinas Keluatan dan Perikanan Kaimana, Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Ambon dan Starling Resource (SR). Sebelum Lokakarya dilakukan, pembentukan tim perencanaan pengembangan kapasitas yang terdiri dari 14 orang yaitu Jonas Tatelepta (DKP), Audy Wakum (DKP), Thamrin La Muasa (CI), Abdullah Alhamid (CI), Jonas Tuhehay (CI), Laure Katz (CI), Asril Djunaidi (CI), Reinhart Paat (CI), Rositas Tariola (CI), Agussalim (BPPP Ambon), Moh. Arief Hidayat (BPPP Ambon), Krista Clement (SR), Muhammad Guzali (SR), Armiadi Tim Penilai Kapasitas KKPD Kaimana(SR).

Kegiatan lokakarya ini merupakan rangkaian dari kegiatan uji coba penilaian dan perencanaan pengembangan kapasitas pengelolaan kawasan konservasi perairan. sebelum kegiatan lokakarya dilakukan, tim yang sudah dibentuk itu melakukan pengambilan data melalui kunjungan lapangan ke Pulau Namatota, Mai-Mai, Lobo dan Marsi. Kaimana yang terkenal di dunia dengan senja indahnya, memiliki potensi kawasan yang luar biasa. Potensi itu tidak terbatas pada kekayaan sumberdaya lautnya yang melimpah (Kaimana dikenal sebagai kerajaan ikan), tetapi juga potensi pemandangan alamnya yang sangat eksotis, mulai dari pemandangan laut dengan gunung-gunung karst, relief peninggalan purba di dinding-dinding batu, hingga pemandangan bawah laut dengan beraneka jenis terumbu karang dan fauna indah disekitarnya. Kaimana merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat pantas untuk dikunjungi para pecinta pemandangan alam.Bapak Agussalim S.Pi sedang membawakan materi di Loka Karya

Kegiatan Lokakarya yang dihadiri lebih dari 30 orang ini berjalan dengan sangat baik dan mendapatkan banyak sekali masukan dan saran dari berbagai stakeholder baik dari masyarakat lokal dan SKPD. Hasil penilaian perencanaan pengembangan kapasitas menempatkan koordinasi antara stakeholder terkait sebagai prioritas kebutuhan kapasitas yang harus segera dikembangkan. Hasil penilaian perencanaan pengembangan kapasitas pengelolaan KKPD Kaimana ini selanjutnya akan diserahkan kepada Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan untuk dijadikan panduan dalam melakukan penilaian kapasitas bagi KKP yang ada di seluruh Indonesia.

Loka Karya Penilaian dan Perencanaan Pengembangan Kapasitas KKPD KaimanaKeikutsertaan BPPP Ambon dalam tim penilaian perencanaan pengembangan kapasitas KKPD Kaimana merupakan perwakilan dari peran Badan Pengembangan SDM KP dalam merumuskan panduan penilaian kapasitas agar hasil rumusan tersebut dapat dijadikan alat untuk membantu pengembangan pakasitas di seluruh KKP di Nusantara. Tujuan akhirnya adalah melindungi kawasan-kawasan perairan kita yang melimpah kekayaan biodiversitasnya, termasuk didalamnya beberapa spesies yang sudah langka, keanekaragaman koral dan ikan, serta kekayaan budaya lokal yang memiliki nilai sejarah yang tinggi, dengan tetap mengupayakan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat di kawasan konservasi tersebut.

Kontributor : Agussalim dan Moh. Arief Hidayat

Baca Juga

Tolak Gratfikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 M

Salam super sahabat #minamania pada tahu gak sih bahwa gratifikasi pada umumnya masih belum dipahami …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *