Home » Berita » BPPP Ambon Aksi Lindungi Laut dari Sampah Plastik

BPPP Ambon Aksi Lindungi Laut dari Sampah Plastik

Kamis, 8 Juni 2017, sekira pukul 17.00 WIT, Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Ambon melakukan aksi bersih sampah di pantai Tanjung Martha Alfons Poka, dalam rangka mendukung gerakan lindungi laut dari plastik. Kegiatan ini merupakan kegiatan serentak yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Riset dan SDM Kelautan Perikanan, se Indonesia. Peserta aksi terdiri atas pegawai BPPP Ambon dan pegawai dari berbagai UPT lingkup KKP di Kota Ambon, yakni BPBL, PPN, PSDKP, Karantina Ikan dan PRL. Selain itu peserta juga berasal dari masyarakat setempat. Aksi ini dipimpin langsung oleh Kepala BPPP Ambon, Praatma Prihadi. 

Di tengah guyuran hujan deras, kegiatan bersih laut dari sampah plastik ini tetap diikuti oleh para peserta dengan antusias dan semangat yang tinggi dalam rangka menjaga lingkungan laut. Antusias tersebut terlihat dari keberadaan peserta memunguti sampah-sampah plastik meskipun hujan tetap turun. Peserta mengumpulkan sampah-sampah plastik sampai ke sela-sela akar mangrove. Berbagai jenis sampah dari plastik ditemukan, dari kemasan makanan dan minuman sampai pada pempers bayi terdapat di lokasi aksi.

Seperti diketahui bahwa daerah pesisir yang merupakan bagian dari Teluk Ambon Dalam ini memang kerap menjadi tempat berkumpulnya sampah yang terbawa oleh arus perairan dan terperangkap pada pinggiran pantai atau tumbuhan mangrove, selain sampah yang berasal dari penduduk setempat. Sampah-sampah plastik ini sangat mengganggu habitat ekosistem perairan karena susah diurai oleh dekomposer perairan, bahkan menghambat pertumbuhan biota perairan seperti karang, mangrove, juga ikan, bahkan bisa merusak ekosistem-ekosistem tersebut. Sampah juga mengganggu secara estetika, karena indahnya panorama pantai akan sangat berkurang nilainya ketika terdapat sampah dimana-mana. Apalagi jika kita ingin mengembangkan suatu kawasan menjadi lokasi wisata bahari yang akan menarik minat pengunjung, maka kebersihan objek menjadi langkah pertama yang harus diprioritaskan. Seperti halnya Teluk Ambon yang saat ini oleh BPPP Ambon sedang dikembangkan menjadi objek Wisata Bahari Edukasi.

Dalam rangkaian kegiatan ini juga ditampilkan karya kerajinan tangan dari bahan sampah plastik. Karya tersebut berupa tas dari botol plastik bekas dan beberapa kerajinan lainnya yang semuanya berbahan plastik bekas. Hasil kerajinan berbahan sampah plastik tersebut bernilai ekonomi. Hal itu menjadi bukti bahwa banyak sampah plastik yang bisa dimanfaatkan kembali tergantung pada kreatifitas masyarakat untuk mengubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.

Sebagai bagian penutup dari kegiatan ini, peserta disuguhi menu buka puasa bersama. Buka puasa bersama berlangsung sangat khidmat, meski peserta dalam kondisi basah dan dingin. Terlihat suasana kebersamaan antara seluruh peserta yang tidak saja berasal dari berbagai UPT lingkup KKP, tetapi juga dari berbagai keyakinan, turut merasakan nikmatnya berbuka puasa selepas aksi bersih laut. Kiranya harmoni ini terjaga dengan baik dan terus terbangun untuk bangsa kita yang semakin lebih baik ke depannya.

Baca Juga

Tolak Gratfikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 M

Salam super sahabat #minamania pada tahu gak sih bahwa gratifikasi pada umumnya masih belum dipahami …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *